|
- Paket Starter
- Paket Business
- Paket Corporate
- Perbandingan Paket
- Info news update
- Server Status
- Our Partner
- Pemesanan Online
- User Cpanel Login
- Tools & Demo
- Tutorial Plesk
- Contact US
- Chat with US
- Our list customer
|
|
Artikel
Hati-Hati Kunjungi Situs .tk
| Tanggal: |
13 Mar 2007 |
| Sumber: |
Wicaksono Hidayat - detikInet |
HostingCentre.com, Hati-hati mengunjungi situs dengan nama domain
berakhiran .tk. Menurut survey McAfee hingga 10 persen situs .tk mengancam
keamanan pengunjung.
Akhiran domain .tk merupakan milik sebuah negara pulau kecil Tokelau. Sejak 2001
negara itu menawarkan akhiran .tk untuk digunakan secara gratis oleh pengguna
internet dengan 'imbalan' berupa iklan pada situs-situs .tk.
Survey yang digelar perusahaan antivirus McAfee menunjukkan, sebanyak 10,1
persen situs .tk mendapatkan rating 'merah' atau 'kuning'. Seperti warna lampu
lalu-lintas, rating merah diberikan pada situs yang berbahaya dan bisa mengancam
pengunjungnya, sedangkan kuning adalah situs yang harus dikunjungi dengan
hati-hati.
Seperti dikutip detikINET dari situs McAfee SiteAdvisor.com, Selasa (13/3/2007),
survey dilakukan terhadap 265 domain top-level. Ini termasuk .com, .org, .info,
hingga domain negara seperti .tk, .tv, atau .us. Beberapa negara dalam riset itu
tidak mendapatkan rating karena jumlah domain yang disurvey hanya sedikit.
Indonesia termasuk negara yang tidak mendapatkan rating.
Situs non-negara yang paling berisiko adalah .info. Berada pada posisi kedua,
7,5 persen situs .info disebutkan memiliki rating merah atau kuning. Sedangkan
situs .com, yang paling banyak digunakan di dunia, berada pada posisi kelima
dengan kadar 5,5 persen.
Situs paling aman dalam survey tersebut adalah .gov, akhiran domain untuk
pemerintah Amerika Serikat, yang memiliki kadar situs merah dan kuning 0,0
persen. Untuk nama domain spesifik negara, Finlandia dan Irlandia adalah yang
paling bersih dengan kadar 0,1 persen saja.
Jika Indonesia tidak masuk peta dalam survey tersebut, tidak demikian halnya
dengan negara-negara tetangga kita. Mulai dari Malaysia (posisi 61; dengan kadar
0,3 persen), Singapura (posisi 63; 0,3 persen), Filipina (19; 2,1 persen), dan
Vietnam (29; 1,2 persen)tercantum di daftar itu.
McAfee mengatakan survey ini tidak dimaksudkan untuk melakukan diskriminasi
situs berdasarkan negara asal. "Domain bisa dimiliki oleh orang dari
kewarganegaraan apapun. Sebagai contoh, .com didaftarkan pada orang dari hampir
seluruh negara di dunia," demikian pernyataan McAfee. (wsh/nks)
|